Jumat, 10 Juni 2016

Menabung bagus, tapi jangan lama-lama ?

Selamat sore pembaca setia cara hidup ideal. Tulisan kali ini adalah tentang menabung uang di Bank atau Lembaga Keuangan lain. Banyak orang berlomba-lomba menabung hasil kerja kerasnya di bank dan berharap uangnya akan bertambah secara signifikan. Atau dengan bahasa berbeda saya katakan banyak orang berlomba-lomba bekerja keras kemudian menabung uangnya di bank agar bisa menjadi kaya raya. 

Cara seperti ini (menabung) Bagus juga sih menurut saya, bila dibandingkan dengan menghamburkan uang dengan terlalu banyak hiburan. Yang bahasa gaul nya "work hard, play hard". Saya tidak akan membahas gaya hidup "work hard, play hard" yang menurut saya bodoh dan buang-buang waktu itu, tapi saya akan membahas tentang menabungnya.

Menurut Robert Kiyosaki inilah alasan kenapa tidak dianjurkan untuk menabung uang Anda berlama-lama :

Pertama Bunga tabungan di bank umum di Indonesia berkisar tiga sampai lima persen per tahun, sekali lagi per tahun, dan di BPR bisa sampai delapan atau sembilan persen per tahun. Kenapa rendah begitu bunga nya, sebab tabungan kita adalah pinjaman bagi bank tempat kita menabung atau ibaratnya bahan baku dari produk ayang dijual bank, maka nya bank berusaha menekan di harga semurah-murahnya ya sama seperti perusahaan lain. Jadi Anda meminjamkan uang Anda ke bank dengan tarif yang sangat-sangat rendah alias imbal hasil yang rendah.

Kedua Inflasi adalah suatu keadaan dimana harga barang dan jasa meningkat, sebab uang yang beredar banyak di masyarakat. Kenapa inflasi terus terjadi ? ini disebabkan harga barang barang favorit Anda terus-menerus meningkat. Misal, dahulu Anda membeli bakso satu mangkok seharga seribu rupiah saat ini harganya sudah sampai di lima ribu rupiah per mangkok. See? harga barang selalu naik setiap tahun, yang berarti inflasi.

Ketiga sebisa mungkin segeralah berhenti untuk bekerja untuk uang, biarkan uang Anda yang bekerja untuk Anda. Kedengarannya sederhana, Anda bekerja lebih maka Anda mendapat lebih. Namun untuk bisa menjadi bebas secara keuangan cara itu sudah tidak berlaku lagi. Coba Anda renungkan sampai kapan Anda bisa produktif terus? nah, kini saatnya membuat uang Anda yang bekerja untuk Anda. Bagaimana caranya, dengan menginvestasikan hasil jerih payah Anda di aset yang menghasilkan aliran uang untuk Anda. inilah cara menuju kesejahteraan.

Sumber gambar :
rumahanbisnis.com 





Load disqus comments

0 komentar