Sabtu, 12 Juli 2014

Cara Riset siapa Calon Konsumen Bisnismu

Strategi BisnisPeribahasa yang mengatakan, "Tak Kenal, maka Tak Sayang" sangat cocok digunakan juga untuk berbisnis. Artinya apa..? Kalau Kita ingin bisa mengerti apa yang menjadi keinginan dari konsumen Kita, maka Kita harus melihat pasar melalui sudut pandang sebagai konsumen. Kita harus meriset siapa calon konsumen bisnis Kita. Dengan demikian akan tercipta komunikasi yang nyambung.

Jika Kita sudah melakukan riset kompetitor bisnis yang juga Kita tekuni, Kita akan melihat, ternyata meskipun banyak pebisnis di niche yang sama, tapi banyak yang tidak fokus. Bahkan pemain besar yang sudah memiliki merek terkenal pun tidak terlalu fokus di sub-niche tertentu. OKE..!! Kita langsung praktek... Untuk bisa menggunakan sudut pandang konsumen, kita harus mengenal konsumen lebih dalam. Caranya adalah dengan membuat daftar pertanyaan sebagai berikut :
  1. Apa yang mereka lihat ?
  2. Apa yang mereka dengar ?
  3. Apa yang mereka pikirkan ?
  4. Apa yang mereka rasakan ?
  5. Apa yang menjadi keinginan terbesar mereka ?
  6. Apa yang menjadi kendala bagi mereka untuk mencapai keinginan tersebut ?
Setiap pertanyaan di atas akan memiliki banyak jawaban. Bahkan sebaiknya sebanyak- banyaknya. Jawabannya harus menggunakan sudut pandang konsumen. Kita akan takjub ketika memiliki jawaban yang sesuai dengan sudut pandang konsumen kamu. Kita akan bisa menyimpulkan apa yang menjadi perhatian dari calon konsumen Kita.

Contoh sub-niche mengenai “obat pelangsing”. Kita akan menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas berdasarkan sudut pandang konsumen. Kita bisa mencari di google untuk mendapatkan ide mengenai jawaban- jawabannya. Dalam kasus ini, Kita tinggal mengetikkan di google “cerita mengenai tubuh yang langsing”, maka banyak yang bisa disimpulkan.

 Strategi Bisnis


1. Apa yang biasa mereka lihat?
  • Iklan obat pelangsing dimana- mana, tv, majalah, koran, internet, dll.
  • Orang lain memiliki tubuh yang indah dan ideal.
  • Bintang iklan memiliki tubug yang sehat dan langsing.
  • Banyak teman- temannya menggunakan produk pelangsing sehat.
  • Keluarganya menggunakan produk pelangsing sehat.
  • Efek negatif dari penggunaan produk pelangsing (tubuh lemas, mudah lelah, lapar, dll).
  • Efek positif dari penggunaan produk pelangsing (bentuk tubuh menjadi lebih ideal dan proporsional).
  • Banyak alternatif bentuk produk pelangsing (obat, herbal, perawatan salon, suntik, bedah, dll).
2. Apa yang mereka dengar?
  •  Ada produk pelangsing yang bagus dan aman
  •  Ada produk pelangsing yang kurang aman atau tidak cocok, bahkan merusak tubuh
  •  Biaya yang tidak sedikit untuk hasil yang maksimal
  •  Harus memiliki gaya hidup yang sehat
3. Apa yang mereka pikirkan?
  • Tidak punya waktu atau kemauan untuk program yang ribet.
  • Mungkin karena kesibukan dengan anak dan keluarga, atau dengan kegiatan kantor/kerja
  • Biaya yang harus dikeluarkan untuk program diet

4. Apa yang mereka rasakan?
  • Kurang percaya diri dengan tubuh yang gemuk
  • Takut resiko yang akan terjadi dari program diet
  • Takut tidak cocok dengan produk pelangsing

5. Apa yang menjadi keinginan terbesar mereka?
  • Memiliki tubuh yang langsing, indah, dan proporsional
  • Kalau bisa tanpa usaha ekstra yang merepotkan
  • Kalau bisa tanpa biaya yang mahal
  • Tidak mau ada efek samping yang bisa ditimbulkan dari perawatan
  • Mengetahui program apa yang paling cocok dengan mereka
  • Lebih banyak warna pakaian yang cocok dengan tubuh yang ideal

6. Apa yang menjadi kendala bagi mereka untuk mencapai keinginan tersebut?
  • Minimnya pengetahuan mengenai diet dan cara melakukannya dengan benar
  • Cara apa yang paling ampuh untuk diet dengan sehat
  • Tidak ada tempat konsultasi yang responsif
  • Sulit menemukan informasi yang lengkap terkait program diet sehat

Nah, ternyata ada banyak informasi yang kita dapat dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas. Dengan berbekal informasi di atas lah, kita bisa membangun komunikasi yang baik dengan konsumen.Ternyata.... orang yang ingin tubuhnya langsing itu memiliki sedikit masalah dengan rasa percaya diri ya... Saya juga baru tahu setelah melakukan riset untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas.

Kita juga bisa googling dengan kata kunci “kendala melangsingkan tubuh”. Atau kalau Kita jualan fashion, bisa menggunakan keyword “kesulitan menemukan model pakaian yang cocok”. Intinya adalah pahami kendala- kendala atau kesulitan-kesulitan yang dialami oleh calon konsumen Kita

Dengan melakukan riset untuk mengenali calon konsumen seperti ini, Kita justru sudah menentukan dari awal, siapa saja sih yang Kita inginkan untuk menjadi konsumen kamu. Orang yang seperti apa.... Orang yang memiliki problem apa.

Jadi dengan begitu, ketika kamu menulis sebuah penawaran atau iklan, tulisan kamu itu akan langsung menyaring orang yang membutuhkan produk kamu. Orang yang tidak sesuai dengan kriteriamu, tidak akan masuk ke dalam lingkaranmu.

Hal ini akan menjadikan konversi penjualanmu meningkat. Karena kamu akan bisa berkomunikasi dengan cara yang tepat ke konsumen kamu. Dengan memiliki pengetahuan yang mendalam mengenai konsumen, kamu sudah memenangkan persaingan sebelum kamu memulai. Berbeda halnya kalau Kita tidak mengenal konsumen, Kamu akan kalah sebelum bertanding.

Dengan memiliki modal riset yang sudah kita lakukan, maka pekerjaan Kita sudah selesai setengahnya. Berikutnya tinggal mengaplikasikan hasil riset untuk membuat penawaran kepada calon konsumen.

Kami sangat menyarankan untuk memberi perhatian yang utama untuk melakukan riset terlebih dahulu. Jangan langsung jualan atau berbisnis. Riset ini memakan waktu. Tapi memang membangun bisnis yang baik itu memakan waktu. Tidak sembarangan. Baik itu bisnis online lokal, ataupun bisnis online. Baik itu bisnis menggunakan BBM ataupun menggunakan email.

Semua perusahaan yang memiliki bisnis besar di dunia melakukan riset untuk menentukan arah langkah mereka. Kalau Kita ingin memiliki bisnis yang menguntungkan, stabil, dan tahan lama, Kita juga harus melakukan riset terlebih dahulu sebelum melangkah.

Pertempuran bisnis di luar sana sudah dimulai bahkan sebelum Kita mulai membuat penawaran ke calon konsumen. Semua bisnis seperti itu. Termasuk bisnis online. Kita harus memahami dimana medan pertempurannya, yaitu riset pangsa pasar. Kemudian Kita harus tahu siapa musuh kamu, yaitu riset kompetitor. Dan yang utama, kamu harus mempersiapkan senjata yang tepat, yaitu dengan mengenal siapa calon konsumen kamu.

Semoga Bermanfaat
Load disqus comments

0 komentar